TMMD

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Aceh Barat: Wujud Kesadaran dan Penghormatan terhadap Sejarah

ACEH BARAT – Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S. memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang menjadi wujud kesadaran dan penghormatan masyarakat Aceh Barat terhadap sejarah bangsa

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, S.H., selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan amanat Kepala BPIP RI, Yudian Wahyudi.

Dalam amanatnya disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum refleksi bersama untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tema yang diangkat tahun ini dinilai sangat relevan dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang tangguh di tengah ketidakpastian dan ancaman fragmentasi dunia. Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang semakin kompleks,” kutip Wakil Bupati.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sesuai dengan tema Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, Indonesia secara konstitusional melalui Pembukaan UUD 1945 memiliki komitmen kuat dalam menjaga perdamaian dunia. Hal tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif dalam misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan dan menjembatani berbagai perbedaan guna menghentikan konflik.

“Selama darah masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” tegasnya.

Usai kegiatan, Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., menyampaikan bahwa Pancasila harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai living ideology bagi bangsa Indonesia.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga merupakan living ideology yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hari Lahir Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat jati diri bangsa di tengah berbagai tantangan global yang terus berkembang,” ujar Dandim.

Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak, baik nilai kemanusiaan, religiusitas, gotong royong, maupun keadilan sosial. Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, kita dapat menjaga keutuhan bangsa serta mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan sejahtera,” pungkas Dandim.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat instansi vertikal, TNI-Polri, ASN, pelajar, serta berbagai komponen masyarakat yang bersama-sama menunjukkan komitmen dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa.(0105).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *