Makodim Tapin Rayakan Maulid Nabi, Tekankan Peran Rakyat dalam Kekuatan TNI
TAPIN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Mushola Al Muizzu Makodim 1010/Tapin, Kamis (3/9/2026), menegaskan bahwa hubungan dengan rakyat menjadi komponen penting kekuatan TNI selain kemampuan prajurit.
Acara yang bertema “Kita Mantapkan Tekad Bersama Rakyat, TNI Prima dan Kuat Siap Mewujudkan Indonesia yang Maju dan Berdaulat” dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kebersamaan antara prajurit dan masyarakat.
Menurut keluarga besar Kodim 1010/Tapin, peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan ibadah, melainkan kesempatan mengingat teladan Rasulullah SAW dalam membangun persaudaraan, menjaga amanah, dan memberi manfaat kepada sesama.
Dandim 1010/Tapin Letkol Inf Dimas Yamma Putra melalui Pasipers Kodim 1010/Tapin Kapten Inf Heri mengatakan nilai-nilai Nabi Muhammad SAW relevan untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat pengabdian,” ujar Kapten Inf Heri.
Kapten Inf Heri menegaskan kedekatan TNI dengan rakyat adalah bagian penting dalam pengabdian; kebersamaan itu menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dia menambahkan bahwa TNI dan rakyat harus terus berjalan dalam satu tekad untuk menjaga persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Penceramah yang dihadirkan adalah Ustadz M. Fauzan Al Hafiz dari Desa Perintis Raya, Kecamatan Tapin Utara.
Dalam tausiyahnya, Ustadz M. Fauzan Al Hafiz mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW teladan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan dan akhlak.
Keteladanan Nabi Muhammad SAW kembali menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa bukan hanya fisik dan materi, tetapi juga karakter, persaudaraan, kepedulian, serta keteguhan moral. Dari Mushola Al Muizzu Makodim 1010/Tapin, pesan tersebut ditegaskan: TNI yang prima dan kuat harus senantiasa hadir bersama rakyat. Ketika TNI dan rakyat berdiri dalam satu tekad, semangat menjaga dan membangun Indonesia menjadi semakin kokoh.(1010).
