Harga Sawit Tak Menentu, Babinsa Setia Bakti Serap Keluhan Petani di Aceh Jaya
ACEH JAYA – Ketidakpastian harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit menjadi salah satu persoalan yang diperhatikan dalam kehidupan petani di Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya. Untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung, Babinsa Koramil 03/Setia Bakti Kodim 0114/Aceh Jaya, Sertu Marwansah, bertemu dengan warga dan petani sawit, Sabtu (17/10/2026).
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memantau situasi wilayah sekaligus mendengarkan keluhan yang dirasakan masyarakat di tengah perubahan harga hasil perkebunan. Bagi petani, harga TBS menjadi salah satu faktor yang berkaitan langsung dengan pendapatan dari kebun yang mereka kelola.
Ketidakpastian harga membuat petani perlu memperhatikan pengelolaan kebun dan pengeluaran selama proses produksi. Meski harga jual berada di luar kendali petani secara langsung, informasi mengenai kondisi pasar dan komunikasi dengan sesama warga dapat membantu mereka memahami perkembangan yang terjadi.
Sertu Marwansah menjalin komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial. Melalui pertemuan langsung, Babinsa dapat mendengar persoalan yang dihadapi petani sekaligus mengikuti perkembangan sosial ekonomi di wilayah binaannya. Pendekatan ini juga memberi ruang bagi warga untuk menyampaikan hal-hal yang dianggap penting bagi kehidupan mereka sehari-hari.
Di tengah dinamika harga TBS, kondisi sosial masyarakat tetap menjadi perhatian. Komunikasi yang terbuka antara warga dan aparat kewilayahan diharapkan membantu menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah persoalan ekonomi berkembang menjadi kesalahpahaman di lingkungan desa. Melalui kegiatan tersebut, Sertu Marwansah terus memantau keadaan masyarakat Lhok Geulumpang agar berbagai perkembangan di wilayah dapat diketahui secara langsung.(0114).
