TMMD

Kisah Warung Parangjoro: Dampak Sosial dari Kegiatan TMMD

SUKOHARJO – Di balik angka panjang talud atau jumlah bangunan ada cerita sosial yang muncul dari pelaksanaan pembangunan.

Pemilik warung di Desa Parangjoro merasakan perubahan sejak pelaksanaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo. Dengan prajurit yang rutin membeli minuman, dagangan lebih cepat habis sehingga pendapatan harian ikut bertambah.

Interaksi antara pelanggan dan pemilik warung berlangsung hangat tanpa jarak. Obrolan ringan saat penyajian minuman menciptakan kedekatan yang membuat masyarakat merasa dihargai.

Pengalaman itu tetap terasa hingga Jumat (31/7/2026), sementara aktivitas pembangunan desa terus berjalan. Perhatian kepada usaha kecil memberikan dampak langsung untuk kebutuhan keluarga pemilik warung.

Kisah dari warung sederhana tersebut menunjukkan bahwa nilai TMMD tidak hanya terlihat lewat pembangunan fasilitas, melainkan juga lewat kepedulian yang menghidupkan usaha warga sekitar. (Red/Js).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *