Progres Pembangunan Jembatan Cibubukan-Serasah: Angkur Tepi Jauh Sudah Terpasang
ACEH SINGKIL – Pembangunan jembatan perintis penghubung Desa Cibubukan dan Desa Serasah di Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, melanjutkan pekerjaan dengan pemasangan angkur pada tepi jauh jembatan, Selasa (25/8/2026).
Angkur yang dipasang berfungsi untuk mendukung kekuatan dan kestabilan struktur jembatan, terutama pada bagian tumpuan dan pengikat konstruksi.
Personel Kodim 0109/Aceh Singkil bersama personel Yon TP 957/LU dan masyarakat setempat terus bergerak menyelesaikan pekerjaan secara bergotong royong. Pekerjaan dilakukan bertahap menyesuaikan kondisi medan dan ketersediaan material.
Pemasangan angkur tepi jauh merupakan bagian dari proses menuju pekerjaan konstruksi berikutnya. Setiap material terlebih dahulu disiapkan dan ditempatkan sesuai kebutuhan agar pekerjaan bisa berjalan tertib dan aman.
Pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Cibubukan dan Desa Serasah. Selama ini akses antar desa menjadi tantangan, terutama untuk mobilitas sehari-hari, pengangkutan hasil pertanian, serta aktivitas pendidikan dan perekonomian.
Medan yang sulit membuat proses pembangunan membutuhkan tenaga, ketelitian, dan kerja sama seluruh pihak. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat bersama personel TNI menjadi kekuatan tersendiri dalam mempercepat penyelesaian jembatan perintis tersebut.
Semangat gotong royong tampak dalam setiap tahapan pekerjaan. Dari penyiapan material, pengangkutan bahan, perakitan besi, pemasangan mal, hingga pengecoran, pekerjaan dilakukan bertahap dengan mengutamakan ketepatan konstruksi.
Pemasangan angkur tepi jauh juga menunjukkan bahwa pembangunan terus bergerak dari satu tahapan menuju tahapan berikutnya. Pekerjaan yang konsisten diharapkan mendekatkan penyelesaian jembatan.
Bagi masyarakat Serasah dan Cibubukan, kemajuan ini bukan sekadar perkembangan fisik. Jembatan yang sedang dibangun menjadi harapan terbukanya akses yang lebih mudah dan aman bagi kedua wilayah.
Dengan dukungan personel TNI dan masyarakat, pembangunan terus dikebut sesuai kondisi lapangan. Kekompakan dan semangat bekerja bersama menjadi modal penting untuk menjaga kesinambungan pekerjaan hingga seluruh bagian jembatan selesai.
Pemasangan angkur tepi jauh menjadi salah satu penanda bahwa pembangunan jembatan perintis Cibubukan-Serasah terus mengalami kemajuan. Dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, pekerjaan dilakukan dengan semangat membangun akses yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Pembangunan jembatan kini memasuki fase yang semakin penting. Setiap material yang terpasang menjadi bagian dari struktur yang kelak diharapkan mampu membuka jalur penghubung dan memperlancar aktivitas masyarakat antara Desa Cibubukan dan Desa Serasah.
Semangat Serasah untuk terus bergerak menjadi wujud bahwa pembangunan bukan hanya soal jembatan, melainkan juga membangun harapan, membuka akses, dan memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.(Pr012)
